Alat Penghisap Madat

 


Sejarah mencatat perdagangan dan penggunaan candu, madat, opium atau di tanah melayu dikenal sebagai tengkoh pernah menjadi komoditas legal di Hindia Belanda hingga pada akhir abad ke-18.

Zat yang dapat membuat rasa nyaman para penggunanya di masa itu, baik pedagang maupun para pemakainya konon kebanyakan adalah warga Tionghoa. Karena itu di Batavia dahulu ada nama tempat yang dikenal dengan sebutan Gang Madat yang setelah kemerdekaan diganti menjadi jalan kesejahteraan, lokasinya kini berada di Jalan Gajah Mada Jakarta Pusat. 

Di lokasi itulah dahulu madat di perdagangkan dan di hisap secara bebas termasuk alat penghisap yang dipakainya dari berbagai bahan dan ragam bentuk yang dibuat berdasarkan kelas sosial para pemakainya. 

Wanita Tionghoa sedang menghisap madat

Termasuk antarnya adalah alat hisap madat yang memang dirancang khusus bagi perempuan tionghoa sebagai alat untuk menghisap madat yang diapakai dari kalangan tajir ini. Bahannya terbuat dari logam kuningan dan tentu saja disesuaikan dengan bentuknya yang feminim. Alat serupa yang sama persis ini juga kini tersimpan sebagai koleksi pada Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah yang berada di Tanjung Pinang Kepulauan Riau.

Abdullah Abubakar Batarfie

For sale...silahkan bagi yang berminat






Posting Komentar untuk "Alat Penghisap Madat"