Bogor Kota Penanaman dan Penebar Kopi Pertama di Nusantara

Menurut catatan sebuah sumber bahwa pada tahun 1725 belum ada kopi di Jawa dan pada tahun 1836 belum ada perkebunan teh. Konon adalah Abraham van Riebeek bekas Gubernur Jenderal VOC di Hindia Belanda yang membawa bibit pertama biji kopi ke Nusantara dari pantai malabar di India kemudian ditanam di Buitenzorg (bogor). Sejak itulah kopi menjadi salah satu andalah utama komoditi bangsa Belanda yang penanamannya menyebar hingga ke pulau Soematera terutama di Tapanoeli. Bisa jadi menurut asumsi penulis, nama gunung Malabar di Jawa Barat diambil dari sejak ditanamnya benih-benih kopi atau teh dari Malabar di lereng gunung tersebut.

Di Buitenzorg dahulu masih terdapat nama kawasan yang disebut sebagai kebon kopi yang kemungkina besar tempat ditanaminya pohon-pohon kopi. Kawasan itu sejak tuan meneer masih berkuasa sebagian besar sudah berubah fungsi menjadi pemukiman elit yang diperuntukan bagi warga Belanda. Pemukiman itu dikenal sebagai kota Paris yang lokasinya berada dekat dengan Tjikeumeuh weg atau dekat dengan Kebon Jahe (kebon jae). Nama kawasan Kebon Kopi masih akrab di lidah warga Bogor meski nama itu sudah dirubah menjadi kota Paris. Bisa jadi karena keindahan dan rumah elit yang didirikan disana mirip seperti kota Paris di Prancis (wallahu'alam).

Kota Paris di Buitenzorg

Karena itu bukan tanpa alasan jika Van Riebeeck bisa disebut sebagai orang pertama yang memulai perkebunan kopi di Indonesia, khsusnya di Jawa Barat. Kopi-kopi dari Hindia Belanda yang bermutu tinggi itu di ekspor ke Eropa dan yang bermutu rendah diperdagangkan secara domestik untuk diolah. Pengolahan kopi terbesar dibangun di Buitenzorg pada tahun 1866.

Abraham van Riebeek
Gubernur Jenderal VOC di Hindia Belanda
Sumber foto diambil dari wikipedia

Pada masa era kolonial itu pula di Bogor banyak bermunculan para penjual kopi eceran untuk kebutuhan masyarakat lokal dengan berbagai merk dari racikan biji kopi pilihan, utamanya adalah robusta dan arabika. Hingga saat ini masih ada yang tetap eksis sejak didirikan pada puluhan tahun silam dan telah melegenda antaranya adalah Kopi Liong Bulan, Tjap Teko, Tjap Katjamata atau Bah Sipit, Kopi Liong Obor atau Ngesti dan Tjap Oplet.

Tersedia di Toko Kopi Bogor
www.tokopedia.com/kopibogor

Dari banyak pengusaha produsen kopi bubuk di kota Bogor Kopi Tjap Kacamata dan Tjap Teko masih tetap mempertahankan kemasan lamanya menggunakan kertas khas berwarana coklat. Bahkan toko dan tempat produksinya pun masih tetap dipertahankan keasliannya. 




Posting Komentar untuk "Bogor Kota Penanaman dan Penebar Kopi Pertama di Nusantara"