Bakti dan Andil Sultan Siak Indrapura untuk Kemerdekaan Indonesia


Bakti dan Andil Sultan Siak Indrapura untuk Kemerdekaan Indonesia

Yang Dipertuan Besar Syarif Kasim Abdul Jalil Saifuddin atau Sultan Syarif Kasim II adalah penerus dari kesultanan Siak Sri Indrapura Riau. Ia merupakan keturunan dari Yang Dipertuan Besar Sayyid Ali Syah atau Sultan Sayyid Ali Abdul Jalil Saifuddin putra dari seorang ulama dan saudagar yang datang dari Hadramaut yaitu Sayyid Osman al-Syaikh Ali Ba'Alawie yang menikahi cucu Raja Kecil. Raja kecil adalah pendiri kesultanan Siak Indrapura di Riau bergelar Yang Dipertuan Besar Johor.

Raja Melayu berdarah Arab asal Hadramaut dengan gelar Yang Dipertuan Besar Syarif Kasim Abdul Jalil Saifuddin atau Sultan Syarif Kasim II ini lahir di Siak Sri Indrapura pada 1 Desember 1893. Dan wafat di Rumbai Pekanbaru Riau 23 April 1968 dalam usia 74 tahun.

Almarhum Sultan Syarif Kasim II merupakan sultan ke-12 Kesultanan Siak. Ia dinobatkan sebagai sultan pada umur 21 tahun menggantikan ayahnya Sultan Syarif Hasyim. Sultan Syarif Kasim II merupakan seorang pendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia. Tidak lama setelah Proklamasi dia menyatakan bahwa Kesultanan Siak sebagai bagian wilayah Indonesia dan bahkan menyumbang harta kekayaannya sejumlah 13 juta gulden untuk Pemerintah Republik Indonesia. Bersama Sultan Serdang dia juga berusaha membujuk raja-raja di Sumatera Timur lainnya untuk turut memihak Republik. Namanya kini diabadikan untuk Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru.

Berlangganan artikel terbaru via email. GRATIS! :

Belum ada Komentar untuk "Bakti dan Andil Sultan Siak Indrapura untuk Kemerdekaan Indonesia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel